Kamis, 23 Februari 2017
Parkir di Bahu Jalan
Pertanyaan :
Sanksi Pidana Jika Parkir Sembarangan di Pinggir Jalan
Saya ingin bertanya, apakah ada hukum yang berlaku mengenai parkir di badan/bahu jalan? Ada sanksinya atau ketentuannya?
PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG
NOMOR : 03 TAHUN 2005
TENTANG
https://portal.bandung.go.id/storage/konten-lama/download/perda_k3.pdfMinggu, 24 Juli 2011
Khutbah Rasulullah Menjelang Ramadhan
Dalam Kitab Minhaj Al-Balaghah diriwayatkan khotbah Nabi Muhammad SAW menyambut bulan Ramadhan. Seperti biasa, khotbah Nabi itu singkat tetapi menyentuh hati. Ditengah-tengah khotbah, Nabi melayani pertanyaan para sahabatnya.
“Wahai manusia! Sungguh telah datang kepada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat, dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam yang utama. Jam demi jamnya adalah jam yang paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu diijabah."
Rabu, 24 November 2010
Dr. Yusuf Qardawi : FIQHUL IKHTILAF
Judul Lengkapnya: GERAKAN ISLAM Antara Perbedaan Yang Dibolehkan dan Perpecahan Yang Dilarang (FIQHUL IKHTILAF) Karangan: Dr. Yusuf Qardhawi.
MUKADDIMAH
MUKADDIMAH
Wajar jika Islam menghadapi musuh dari luar, sesuai sunnatut tadaafu‘(sunnah pertarungan) antara ynag haq dan yang bathil. Sebagaimana ketetapan Allah pada surat Al Furqan 31 yang artinya,“Demikianlah, telah Kami adakan bagi tiap-tiap nabi, musuh dari orang-orang yang berdosa.“
Yang perlu dikhawatirkan adalah jika musuh itu datang dari dalam tubuh Islam sendiri, gerakan Islam yang satu dengan gerakan Islam lainnya. Perbedaan yang terlalu dibesarkan dan dipermasalahkan dan menimbulkan perpecahan. Oleh sebab itu kita sangat memerlukan kesadaran yang mendalam mengenai apa yang disebut Fiqhul Ikhtilaf.
Ia merupakan salah satu dari 5 fiqh;
a. fiqhul maqashid(sasaran), membahas ttg sasaran syari’At dalam segal aspek kehidupan
b. fiqhul aulawiyat, skala prioritas
c. fiqhus sunnah, sunnah kauniaah dan ijtima’iah.
d. Fiqhul muwazanah bainal mushalih wal mafasid,, pertimbangan antara kemashalatan dan kemudharatan
e. Fiqhul ikhtilaf, perbedaan pendapat.
a. fiqhul maqashid(sasaran), membahas ttg sasaran syari’At dalam segal aspek kehidupan
b. fiqhul aulawiyat, skala prioritas
c. fiqhus sunnah, sunnah kauniaah dan ijtima’iah.
d. Fiqhul muwazanah bainal mushalih wal mafasid,, pertimbangan antara kemashalatan dan kemudharatan
e. Fiqhul ikhtilaf, perbedaan pendapat.
Jumat, 15 Oktober 2010
KETIKA KITA BERBEDA PENDAPAT
Suatu hari Imam Malik menuju Masjid setelah waktu Asar. Memasuki Masjid Nabawi Imam Malik kemudian duduk. Rasulullah SAW telah memerintahkan bahwa apabila seseorang masuk masjid sebaiknya melakukan shalat dua rakaat (Tahiyyatul Masjid) sebelum duduk, sebagai penghormatan terhadap masjid. Sementara itu juga Imam Malik mempunyai pendirian bahwa Rasulullah SAW juga melarang shalat setelah melakukan shalat Asar. Dengan demikian Imam Malik ingin memberikan pelajaran kepada murid-muridnya bahwa tidak melakukan shalat tahiyyatul masjid jika mereka memasuki masjid diantara waktu Asar dan Magrib. Akan tetapi ketika Imam Malik duduk, seorang muridnya melihat bahwa beliau tidak melakukan melakukan dua rakaat Tahiyyatul Masjid terlebih dahulu. Murid tersebut mengingatkan, “Berdirilah dan lakukan shalat dua rakaat” Dengan patuhnya Imam Malik berdiri dan melakukan shalat 2 rakaat. Murid tersebut heran sembari bertanya dalam hati “Apa yang terjadi? Apakah Imam Malik sudah merubah pendiriannya?” Setelah Imam Malik menyelesaikan shalatnya, murid tersebut bergeser mendekatinya dan bertanya mengenai apa yang sudah dilakukan Imam Malik. Imam Malik menjawab “Pendirianku tidak berubah, juga aku tidak akan merubah apa yang sudah aku ajarkan sebelumnya. Kenapa aku melakukan shalat dua rakaat seperti perintahmu, semata-mata karena aku takut kepada Allah, jangan-jangan aku termasuk orang yang digambarkan pada ayat: “Dan apabila dikatakan pada mereka, ‘ruku-lah’ niscaya mereka tidak mau ruku” (Al Mursaalat - 77/48)
KENALI DIRI DAN TEMAN-TEMAN DISEKITAR ANDA
Sangat menyenangkan jika kita dikelilingi orang-orang yang berpendidikan, bahagia, dan sehat secara mental. Namun, tanpa sadar hal itu sebenarnya juga tidak mudah diperoleh. Brett Blumenthal, dalam blog nya menulis, terkadang perasaan bahagia yang muncul dalam diri kita bisa dengan mudah nya dihapus oleh seseorang yang tiba-tiba hadir dan membawa pengaruh buruk. Bisa jadi, ketika anda adalah orang yang sangat positif, kemudian tiba-tiba merasa negatif, begitu seseorang yang spesifik hadir di dekat anda. Atau, anda adalah orang yang begitu ideal melihat kehidupan, lalu berubah menjadi merasa sangat bodoh, unrealistik atau seorang pemimpi, ketika berada di dekat seseorang tertentu. Kasus yang lain adalah, ketika anda merasa bangga dengan kepribadian anda yang mandiri dan pandai mengendalikan diri, kemudian saat salah seorang anggota keluarga ada di dekat anda, tanpa sadar anda telah terseret dalam memori masa kecil. Kejadian yang telah saya sebutkan di atas benar-benar ada, dan ya, beberapa orang memang dapat memberikan pengaruh buruk untuk kehidupan kita. Ya, Kita semua memang manusia, yang memiliki kasus nya masing-masing, dan ya, beberapa kasus itu akan menjadi racun. racun bagi kebahagiaan,kesehatan mental,kepribadian, dan kehidupan kita. Mereka dapat menyedot habis energi kehidupan kita juga dapat memperpendek jangka hidup kita. Mungkin saja kan?
Langganan:
Postingan (Atom)